Rabu, 07 November 2018

Secangkir Kopi














Secangkir kopi di meja kerjaku.

Pagi ini : rindu adalah pekatnya kopi.
Segala mengental.

Aku menghirup dendam di aroma kopi.
Kata-kata hanya ampas dari ketidakmampuan.
"Kemana dan kapan" bukan ungkapan tanya lagi.
Sejak pertemuan jadi sajak fiksi.

Sia - siakan aku, perempuanku! sia - siakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Secangkir Kopi

Secangkir kopi di meja kerjaku. Pagi ini : rindu adalah pekatnya kopi. Segala mengental. Aku menghirup dendam di ar...